Rabu, 30 Maret 2016

Tidak pernah (sehati)

Dengan keadaan Indonesia sekarang, kita tahu bodohnya kita, 'kita' semua bukan sekedar pemerintahan. Sampai sekarang saya bingung, bingung karena kemana semua harta-harta alam kita? Apa semuanya sudah milik asing? Kalau ini benar, berarti kita masih dijajah!! Sehina inikah kita yang menjadi tuan rumah tapi mengemis dirumah sendiri.
Surga ini milik kita yang seharusnya kita bangga-banggakan, seharusnya kita bahagia terlahir menjadi bagian dari bangsa Indonesia tapi kenyataannya jauh berbeda dari seharusnya, kita seperti diusir dari surga dan lebih banyak asing yang menikmati indah dan nikmatnya surga kita dibanding orang pribumi.
Tidak pernah (sehati)nya pemimpin dan rakyatnya. Saya muak dengan kewenangan-kewenangan yang bla-bla yang makin hari seakan semangit mempersulit rakyatnya dan saya heran dengan rakyat yang selalu ingin pemimpin yang sempurna. Ingat khudrat manusia tidak ada yang sempurna jadi kalau ingin hal itu mending mati karna didunia anda tidak akan pernah dapat itu kesempurnaan.
Bahkan Bung Karno pun didemo agar turun dari kursi kepresidenan, apa-apaan ini. Meskipun pada masa kepemimpinan beliau saya belum lahir tapi dari saya SD-SMK yang saya tau tentang sejarah beliau ialah hebatnya beliau, tegasnya beliau.dll yang masih banyak tentang kehebatan beliau. Bung Karno lah preasiden yang berani menentang negara manapun yang meleckan Indonesia. Saya tau gugurnya presiden Soekarno dari kursi kepresidenan ada campur tangan asing, disini kita tahu kelemahan terbesar kita adalah mudahnya diadu-domba, meakipun sudah jelas bahwa Bung Karno telah melakukan yang terbaik dan berhasil merebut kemerdekaan Indonesia tetap saja bisa terpedaya dan dengan mudah diprovokasi. Jadi untuk pemimpin yang sekarang ataupun seterusnya jangan berharap lepas dari kebencian rakyat atau kata-kata yang menjatuhkan anda ataupun ingin disukai oleh semua rakyat karna Bung Karno pun banyak yang membenci dan ini membuktikan tidak pernah (sehati)nya Indonesia!!!
Sekian dari saya. Semoga ada pemimpin yang kembali mengulang kepribadian Bung Karno.



Mannan SiFans

Minggu, 27 Maret 2016

Pribadi orang yang murah senyum

Kita tahu senyum adalah sedekah paling mudah.
Karena wajah orang yang sangat mudah senyum adalah merupakan salah satu kenikmatan yang diberikan Allah SWT. Kehidupan orang yang senantiasa diwarnai senyuman yang tulus, Insha Allah akan lebih kuat mengahadapi lika-liku hidup ini.
Khasiat senyumpun sudah dibuktikan oleh para ilmuan ahli jiwa:  barang siapa selalu hidup dalam alam fikiran yang riang & homoris, maka sedikit kemungkinan untuk diserang suatu penyakit.
Jadi tidaklah sekedar kata2 pendapat yang mengatakan bahwa pribadi yang selalu diliputi senyuman lebih mudah mencapai keberhasilan daripada pribadi yang tidak demikian. Ada 2 contoh nikmatnya senyum dalam kehidupan:

1: Mudah menguasai hati orang lain.
Senyum adalah kunci rahasia yang dapat diandalkan untuk membuka suatu obrolan dengan teman maupun orang lain.
2: Pengaruh untuh diri kita pribadi.
Tak diragukan lagi bahwa orang yang mudah senyum akan mempunyai kemampuan untuk berfikir lebih luas.
Tambahan: Mungkin anda pernah saat lagi memiliki masalah kemudian bertemu teman, saat dia memberikan senyuman kemungkinan besar anda akan membalas senyumnya secara refleks. Saat itulah hati terasa ringan & masalah2 tidak terlintas dipikiran walaupun hanya saat itu. Yang berarti kita memberikan waktu relax  untuk otak!!

Sumber: Senyum-senyum Rasulullah. Cipt, Niasy'at Al-Masri



Mannan SiFans

Sabtu, 26 Maret 2016

Inikah Negeri yang Kaya?!

Potret kecil suramnya ekonomi Indonesia!! Kerasnya hidup harus tetap mereka hadapi yang semestinya mereka sudah menikmati masa tuanya & merehatkan tubuhnya yang sudah renta tapi harus tetap harus berdiri tegak melawan kerasnya dunia hanya untuk makan hari perhari.
Dari banyaknya cerita yang saya dengar. Pedihnya kehidupan mereka harus ditambah dengan tidak memiliki anak untuk merawat mereka, perekonomian sang anak sama sulitnya sehingga tidak bisa berharap dengan mereka & mirisnya lagi sebagian dari beliau memiliki anak, ma'af "durhaka" tidak mengakui/malu memiliki ortu seperti mereka bahkan parahnya lagi sekedar menjenguk ortu tidak pernah mereka lakukan.
Kebayang gak kuat & hebatnya mereka. Kalau yang muda mah andai kata senasib seperti mereka mungkin tinggal nama (bunuh diri) heeee. Harusnya yang muda-mudinya ngikutin kepribadian mereka jangan malah ngikutin bisikan2 hantu. Dibawa keneraka mau. Dasar payah dasar lemah!!.
Sekian dulu dari saya & jangan lupa mendo'akan mereka agar selalu sehat & selalu mendapat Ridha Allah S.W.T



Mannan SiFans

Jumat, 25 Maret 2016

Tentang saya

Nama saya : Abdul Mannan
Saya berasal dari desa yang bisa dibilang cukup nyaman. Yaitu desa Tambalangan, Amuntai(HSU), KALSEL...
Ayah saya dari Madura sedangkan ibu asli Kandangan. Tapi saya bingung karena saya tidak tau dari mana saya, dari ayah/ibu kah saya ini heee (becanda dikit gak papa lah). Umur saya 19thn, sedang berusaha cari kerjaan!!! Tapi susah amat nyari, di negri yang subur & kaya raya gini kerjaan gak ada 'APA KATA DUNIA'. masyrakatnya kekurangan dimana2, harta alamnya hilang entah kemana, asing tertawa melihat kebodohan kita.
Ya kalau kemiskinan seperti di zimbabwe dll apa mau di kata negaranya emang miskin!! Ini negara dengan sumber alamnya melimpah, tanah subur tapi miskin. Emang ini gak malu2in apa? Hah!! (Jadi ngoceh deh)
Sekian dari saya ��