Dengan keadaan Indonesia sekarang, kita tahu bodohnya kita, 'kita' semua bukan sekedar pemerintahan. Sampai sekarang saya bingung, bingung karena kemana semua harta-harta alam kita? Apa semuanya sudah milik asing? Kalau ini benar, berarti kita masih dijajah!! Sehina inikah kita yang menjadi tuan rumah tapi mengemis dirumah sendiri.
Surga ini milik kita yang seharusnya kita bangga-banggakan, seharusnya kita bahagia terlahir menjadi bagian dari bangsa Indonesia tapi kenyataannya jauh berbeda dari seharusnya, kita seperti diusir dari surga dan lebih banyak asing yang menikmati indah dan nikmatnya surga kita dibanding orang pribumi.
Tidak pernah (sehati)nya pemimpin dan rakyatnya. Saya muak dengan kewenangan-kewenangan yang bla-bla yang makin hari seakan semangit mempersulit rakyatnya dan saya heran dengan rakyat yang selalu ingin pemimpin yang sempurna. Ingat khudrat manusia tidak ada yang sempurna jadi kalau ingin hal itu mending mati karna didunia anda tidak akan pernah dapat itu kesempurnaan.
Bahkan Bung Karno pun didemo agar turun dari kursi kepresidenan, apa-apaan ini. Meskipun pada masa kepemimpinan beliau saya belum lahir tapi dari saya SD-SMK yang saya tau tentang sejarah beliau ialah hebatnya beliau, tegasnya beliau.dll yang masih banyak tentang kehebatan beliau. Bung Karno lah preasiden yang berani menentang negara manapun yang meleckan Indonesia. Saya tau gugurnya presiden Soekarno dari kursi kepresidenan ada campur tangan asing, disini kita tahu kelemahan terbesar kita adalah mudahnya diadu-domba, meakipun sudah jelas bahwa Bung Karno telah melakukan yang terbaik dan berhasil merebut kemerdekaan Indonesia tetap saja bisa terpedaya dan dengan mudah diprovokasi. Jadi untuk pemimpin yang sekarang ataupun seterusnya jangan berharap lepas dari kebencian rakyat atau kata-kata yang menjatuhkan anda ataupun ingin disukai oleh semua rakyat karna Bung Karno pun banyak yang membenci dan ini membuktikan tidak pernah (sehati)nya Indonesia!!!
Sekian dari saya. Semoga ada pemimpin yang kembali mengulang kepribadian Bung Karno.
Mannan SiFans